Rabu, 02 September 2015

TEKNIK PENGAMANAN FILE DOKUMEN PADA MICROSOFT OFFICEMENGGUNAKAN METODE ALGORITMA RSA DENGAN ENKRIPSI DAN DEKRIPSI




TEKNIK PENGAMANAN FILE DOKUMEN PADA MICROSOFT
OFFICEMENGGUNAKAN METODE ALGORITMA RSA
DENGAN ENKRIPSI DAN DEKRIPSI

Oleh : 1Yulia Darnita, 2Dekor Niawanto

ABSTRAK
Terlepas dari aman atau tidak, sistem keamanan terhadap data yang tersimpan dalam file dokumen sudah menjadi persyaratan mutlak.Pengamanan terhadap jaringan komputer yang terhubung dengan teknologi informasi sudah tidak lagi menjamin keamanan data tersebut karena kebocoran data dapat disebabkan oleh orang dalam atau pihak - pihak yang langsung berhubungan dengan informasi data seperti administrator. Hal ini menyebabkan pengguna teknologi informasi harus menemukan cara untuk mengamankan data tanpa campur tangan dari administrator itu sendiri.
Tujuan dari pembuatan Teknik Pengamanan File Dokumen ini adalah agar pengguna Pemakai dapat mengetahui tahap-tahap Teknik Pengamanan File Dokumen Pada Microsoft Office Menggunakan Enkripsi Dan Dekripsi Dengan Metode Algoritma RSA, dan Pemakai juga dapat menarik kesimpulan pada saat menemukan kondisi tertentu untuk menggunakan metode apa yang mudah digunakan untuk Menggunakan Enkripsi Dan Dekripsi ini.
Dengan ada nya metode Algoritma RSA yang sederhana penulis buat, metode ini dapat berguna dan dipakai untuk mengetahui tahap-tahap Teknik Pengamanan File Dokumen dengan metode Algoritma RSA.
Kata Kunci: Algoritma RSA, Enkripsi, Dekripsi

PENDAHULUAN
Kemajuan dibidang teknologi informasi memungkinkan bagi institusi-institusi khususnya institusi pendidikan telah memanfaatkan teknologi informasi tersebut untuk melakukan interaksi melalui jaringan komputer. Kegiatan-kegiatan tersebut tentu saja akan menimbulkan resiko bilamana informasi yang sensitif dan berharga tersebut diakses oleh orang - orang yang tidak berwenang. Bagi institusi pendidikan, sarana komunikasi data elektronik memunculkan masalah baru, yaitu sistem keamanan. Komunikasi data elektronik memerlukan perangkat keamanan yang benar - benar berbeda dengan komunikasi konvensional, karena keamanan merupakan komponen yang vital dalam komunikasi data elektronik.
Terlepas dari aman atau tidak, sistem keamanan terhadap data yang tersimpan dalam file dokumen sudah menjadi persyaratan mutlak.Pengamanan terhadap jaringan komputer yang terhubung dengan teknologi informasi sudah tidak lagi menjamin keamanan data tersebut karena kebocoran data dapat disebabkan oleh orang dalam atau pihak - pihak yang langsung berhubungan dengan informasi data seperti administrator. Hal ini menyebabkan pengguna teknologi informasi harus menemukan cara untuk mengamankan data tanpa campur tangan dari administrator itu sendiri.

1
 
Berdasarkan survei awal pada bagian staf Tata Usaha SMA N 06 Kota Bengkulu, dalam melakukan penyimpanan file dokumen seperti soal ulangan, surat - surat penting dan lain sebagainya, masih dilakukan dengan cara penyimpanan biasa yakni dengan memanfaatkan menu penyimpanan yang telah disediakan oleh Microsoft Office itu sendiri. Oleh karena itu, data yang sensitif seperti ini perlu adanya pengamanan khusus agar data tersebut tidak jatuh ketangan pihak  yang tidak berwenang.
Aspek keamanan data tersebut sebenarnya meliputi banyak hal yang saling berkaitan, tetapi khusus dalam penelitian ini penulis akan membahas tentang enkripsi dan dekripsi data menggunakan teknik kriptografi. Penerapan kriptografi pada penelitian ini akan difokuskan bagaimana kriptografi dapat mengamankan data sampai pada level baris (row) dan kolom (field) dengan tetap memperhatikan integritas data dan kewenangan setiap user. Adapun algoritma kriptografi yang akan digunakan ialah Algoritma RSA, yang keamanannya terletak pada sulitnya memfaktorkan bilangan yang besar menjadi faktor - faktor prima.
Dari pengamatan penulis kekuatan dari metode enkripsi dan dekripsi menggunakan algoritma RSA terletak pada kunciyang kita masukkan, sehingga walaupun algoritma tersebut telah tersebar luas, orang tidak akan dapat membongkar data tanpa kunci yang tepat. Meskipun untuk menemukan metode tersebut diperlukan teori matematika yang cukup rumit, tetapi intinya ialah bagaimana mengimplementasikan metode enkripsi dan dekripsi tersebut kedalam aplikasi sehingga dapat meningkatkan suatu keamanan dari data tersebut.

LANDASAN TEORI
Kriptografi
Kriptografi merupakan ilmu sekaligus seni untuk menjaga keamanan pesan, data dan informasi secara aman. Adapun tujuan dari suatu sistem kriptografi yakni terdiri dari empat aspek antara lain :
1.      Kerahasiaan (confidentiality)
Kerahasiaan adalah layanan yang digunakan untuk menjaga informasi supaya tidak bisa diakses oleh pihak yang tidak berwenang.
2.      Integritas data (data integrity)
Integritas data merupakan layanan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya pengubahan informasi data oleh pihak-pihak tertentu, dengan cara mendeteksi terjadinya manipulasi data yang meliputi : penyisipan, penghapusan, maupun pergantian data.
3.      Otentikasi (authentication)
Otentikasi merupakan layanan yang terkait dengan identifikasi terhadap pihak-pihak yang ingin mengakses sistem informasi maupun keaslian data dari sistem informasi itu sendiri.
4.   Ketiadaan penyangkalan (non-repudiation)
Ketiadaan penyangkalan adalah layanan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap suatu aksi yang dilakukan oleh user.
Sebelum membahas lebih jauh mekanisme kriptografi modern, ada  beberapa istilah dalam kriptografi yaitu:
1.      Plaintext
Plaintext merupakan pesan asli yang ingin dikirimkan dan dijaga keamanannya.
2.      Chipertext
Chipertext merupakan pesan yang telah dikodekan dan tidak dapat dikenali sehingga siap untuk dikirimkan.
3.      Chiper
Chiper merupakan algoritma matematis yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi.
4.      Enkripsi
Enkripsi (encryption) merupakan proses yang dilakukan untuk menyandikan plaintext menjadi chipertext.
5.      Dekripsi
Dekripsi (decryption) merupakan proses yang dilakukan untuk mentransformasikan kembali chipertext menjadi plaintext.

Algoritma RSA
Algoritma RSA adalah salah satu contoh kriptografi yang menerapkan konseppublic key. Algoritma inipertama kali dipublikasikan di tahun 1977 oleh Ron Rivest, Adi Shamir, dan Leonard Adleman dari(MIT) Massachusetts Institute of Technology. Nama RSA sendiri adalah singkatan dari namabelakang mereka bertiga.RSA merupakan sistem sandi yang barangkali paling mudah dimengerti cara kerjanya, tetapi juga sangat kokoh, baik untuk menyandi maupun menterjemahkan sandi, RSA hanya menggunakan operasi pemangkatan.
Pada algoritma RSA terdapat 3 langkah utama yaitu key generation (pembangkitan kunci),enkripsi dan dekripsi (Munir, 2005: 210).Kunci pada RSA mencakup dua buah kunci, yaitu public key dan private key. Public keydigunakan untuk melakukan enkripsi, dan dapat diketahui oleh orang lain. Sedangkan private keytetap dirahasiakan dan digunakan untuk melakukan dekripsi.
Keamanan Algoritma RSA
Sistem kriptografi yang baik adalah sistem kriptografi yang memang dirancang sedemikian rupa sehingga sulit untuk dipecahkan. Secara teori sebuah metode kriptografi dengan sebuah kunci akan dapat dipecahkan dengan mencoba semua kemungkinan rangkaian kunci. Satu-satunya cara yang diketahui untuk mendobrak sandi RSA adalah dengan mencoba satu persatu berbagai kombinasi kunci dengan istilah brute force attack. Sebenarnya keamanan dari RSA banyak bergantung dari ukuran kunci yang digunakan yaitu dalam bit. Jadi semakin panjang ukuran kunci maka semakin sulit untuk dipecahkan.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Flowchart Dengan Teknik Enkripsi
Flowchart dengan teknik enkripsi ditunjukan dengan gambar berikut ini :



Gambar 1. Flowchart Dengan Teknik Enkripsi

Flowchart Dengan Teknik Dekripsi
Flowchart dengan teknik deskripsi ditunjukan dengan gambar berikut ini :


Gambar 2. Flowchart Dengan Teknik Dekripsi

HASIL DAN PEMBAHASAN
Crypto
Antar muka crypto merupakan antar muka yang berfungsi untuk melakukan pengamanan. Tampilan antar muka form  crypto  dapat  dilihat  pada  Gambar dibawah ini :
a.      Tampilan enkripsi

Gambar 3. Tampilan Form  Crypto Enkripsi


b.        Tampilan Dekripsi


Gambar 4. Tampilan Form  Crypto Dekripsi

Pembahasan
Proses Perancangan
            Rancangan Teknik Pengamanan File Dokumen Pada Microsoft Office Menggunakan Enkripsi Dan Dekripsi Dengan Metode Algoritma RSAyang menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0.  Proses  rancangannya  sebagai  berikut :

Menu Crypto
Perancangan Menu crypto merupakan form yang berfungsi untuk pengamanan, rancangan Menu crypto menggunakan jenis yang terdiri atas  beberapa komponen. Untuk perancangan menu crypto dapat  dilihat  pada  Gambar 5:


Gambar 5. Proses Perancangan Menu crypto

KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Dengan merancang dan mengembangkan teknik pengamanan file dokumen pada microsoft office menggunakan enkripsi dan dekripsi dengan metode algoritma RSA menggunakan bahasa pemograman delphi 7.0. Pengamanan terhadap jaringan komputer yang terhubung dengan teknologi informasi sudah tidak lagi menjamin keamanan data tersebut karena kebocoran data dapat disebabkan oleh orang dalam atau pihak - pihak yang langsung berhubungan dengan informasi data seperti administrator.
Berdasarkan survei awal pada bagian staf Tata Usaha SMA N 06 Kota Bengkulu, dalam melakukan penyimpanan file dokumen seperti soal ulangan, surat - surat penting dan lain sebagainya, masih dilakukan dengan cara penyimpanan biasa yakni dengan memanfaatkan menu penyimpanan yang telah disediakan oleh Microsoft Office itu sendiri. Oleh karena itu, data yang sensitif seperti ini perlu adanya pengamanan khusus agar data tersebut tidak jatuh ketangan pihak  yang tidak berwenang.

Saran
Penulis sangat menyadari bahwa dalam Pembuatan Teknik Pengamanan File Dokumen Pada Microsoft Office Menggunakan Enkripsi dan Dekripsi Dengan Metode Algoritma RSA, sangat jauh dari sempurna karena  masih banyak kekurangan pada Pembuatan Teknik Pengamanan File Dokumen, Oleh karena itu, penulis berharap kepada pembaca agar aplikasi ini dapat dikembangkan menjadi sebuah aplikasi yang lebih sempurna dan dapat berguna bagi semua lapisan masyarakat Indonesia pada umumnya.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Abdul, Thamir. 2002. Komunikasi Data Dan Jaringan Komputer. Jakarta : Selemba Teknika
2.      Fairuz El Said. 2009.  Keamanan   system   informasi - konsep  kriptografi.
3.      Kasmoni. 2004. 7 Jam Belajar Delphi 8.0 Untuk Orang Awam. Palembang : Maxikom
4.      Moh.  Sulhan.  2007.   Pemrograman   Visual  Dengan Delphi 8.0. Malang :Gava Media
5.      Munir, Rinaldi.    2005.   Matematika   Diskrit   Edisi  3. Bandung   :  Informatika


0 komentar:

Posting Komentar

sampaikanlah secara bijak...

Diberdayakan oleh Blogger.